Rabu, 12 September 2018

Definisi, Ruang Lingkup dan Manfaat Mempelajari Ilmu Komunikasi Islam


A.  Definisi Komunikasi Islam 

a.      Definisi Komunikasi
Istilah Komunikasi berasal dari bahasa Inggris communication. Di antara arti komunikasi adalah suatu proses pertukaran informasi di antara individu melalui sistem lambang-lambang, tanda-tanda, atau tingkah laku.
Dalam bahasa Arab, komunikasi sering menggunakan istilah tawashul dan ittishal. Kalau merujuk kepada kata dasar “washala” yang artinya sampai, tawashul artinya adalah proses yang dilakukan oleh dua pihak untuk saling bertukar informasi sehingga pesan yang disampaikan dipahami atau sampai kepada dua belah pihak yang berkomunikasi. Jika komunikasi hanya terjadi satu arah tidak bisa dikatakan tawashul. Adapun kata ittishal secara bahasa lebih kepada aspek ketersambungan pesan, tidak harus terjadi komunikasi dua arah. Jika salah satu pihak menyampaikan pesan dan pesan itu sampai dan bersambung dengan pihak yang dimaksud, maka pada saat itu sudah terjadi komunikasi, yang disebut ittishal.
Stewart L. Tubbs dalam bukunya human communication merangkum arti komunikasi dengan mengatakan bahwa komunikasi secara luas didefinisikan sebagai “berbagi pengalaman”. Menurut Harjani Hefni (2015), komunikasi tidak hanya bermakna berbagi pengalaman, tetapi juga membagi pengalaman. Berbagi pengalaman artinya berbagi informasi tentang pengalaman yang didapat oleh masing-masing pihak yang berkomunikasi. Berbagi pengalaman diambil dari tawashul yang merupakan model komunikasi 2 arah atau lebih. Selain itu, komunikasi juga berarti membagi pengalaman. Diambil dari kata ittishal yang merupakan komunikasi satu arah. Berdasarkan paparan tersebut, komunikasi adalah proses berbagi dan membagi pengalaman dengan tujuan saling memengaruhi.

b.      Definisi Islam
Islam menurut bahasa secara umum artinya tunduk, menyerahkan diri kepada Allah, damai, serta selamat. Damai dan selamat adalah tujuan, sedangkan sarananya adalah tunduk dan menyerahkan diri dengan seluruh aturan Allah yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW dan yang paling pokok di antaranya adalah rukun Islam.
Dengan makna bahasa seperti ini, kita bisa menangkap roh dari dinul islam secara keseluruhan, yaitu kedamaian dan keselamatan. Jalan yang mengantarkan kepada kedamaian dan keselamatan itu adalah ajaran Islam yang tertuang dalam Al-Qur’an dan As-Sunnah Nabi Muhammad SAW.

c.       Makna Komunikasi Islam
Menurut Harjani Hefni (2015) Komunikasi islam adalah komunikasi yang dibangun di atas perinsip-prinsip Islam yang memiliki roh kedamaian, keramahan dan keselamatan.
Berdasarkan Al-Qur’an dan As-Sunnah ditemukan bahwa komunikasi Islam adalah komunikasi yang berupaya untuk membangun hubungan dengan diri sendiri, Sang Pencipta, serta dengan sesama untuk menghadirkan kedamaian, keramahan, dan keselamatan buat diri sendiri dan lingkungan, dengan cara tunduk kepada perintah Allah SWT.

B.  Ruang Lingkup Komunikasi Islam
Objek kajian ilmu komunikasi Islam terdiri dari tiga paket kajian, yaitu komunikasi manusia dengan Allah, komunikasi manusia dengan dirinya sendiri, komunikasi manusia dengan manusia lainnya.

C.  Manfaat Mempelajari Ilmu Komunikasi Islam
Kehadiran ilmu komunikasi Islam bertujuan untuk membimbing kaum Muslimin secara khusus dan manusia secara umum agar mampu membangun komunikasi kepada Pencipta, dengan diri sendiri, serta dengan sesama berdasarkan prinsip-prinsip Islam.
Komunikasi yang terjalin dengan prinsip komunikasi Islam akan menghadirkan kedamaian dan keselamatan, baik untuk diri komunikan maupun masyarakat secara umum.


REFERENSI

Harjani Hefni, 2015. Komunikasi Islam. Jakarta: Kencana

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Mimpi Kamu Ketinggian, Why not??

“Mimpi jangan tinggi-tinggi, nanti jatoh sakit” “Ngapain mimpi tinggi-tinggi, mending yang realistis aja, nanti malah stress kalau ga terc...