A.
Definisi Komunikasi Islam
a.
Definisi Komunikasi
Istilah Komunikasi berasal dari bahasa Inggris communication.
Di antara arti komunikasi adalah suatu proses pertukaran informasi di antara
individu melalui sistem lambang-lambang, tanda-tanda, atau tingkah laku.
Dalam bahasa Arab, komunikasi sering menggunakan
istilah tawashul dan ittishal. Kalau merujuk kepada kata dasar
“washala” yang artinya sampai, tawashul artinya adalah proses yang dilakukan
oleh dua pihak untuk saling bertukar informasi sehingga pesan yang disampaikan
dipahami atau sampai kepada dua belah pihak yang berkomunikasi. Jika komunikasi
hanya terjadi satu arah tidak bisa dikatakan tawashul. Adapun kata ittishal
secara bahasa lebih kepada aspek ketersambungan pesan, tidak harus terjadi
komunikasi dua arah. Jika salah satu pihak menyampaikan pesan dan pesan itu
sampai dan bersambung dengan pihak yang dimaksud, maka pada saat itu sudah
terjadi komunikasi, yang disebut ittishal.
Stewart L. Tubbs dalam bukunya human
communication merangkum arti komunikasi dengan mengatakan bahwa komunikasi
secara luas didefinisikan sebagai “berbagi pengalaman”. Menurut Harjani Hefni
(2015), komunikasi tidak hanya bermakna berbagi pengalaman, tetapi juga membagi
pengalaman. Berbagi pengalaman artinya berbagi informasi tentang pengalaman
yang didapat oleh masing-masing pihak yang berkomunikasi. Berbagi pengalaman
diambil dari tawashul yang merupakan model komunikasi 2 arah atau lebih. Selain
itu, komunikasi juga berarti membagi pengalaman. Diambil dari kata ittishal
yang merupakan komunikasi satu arah. Berdasarkan paparan tersebut, komunikasi
adalah proses berbagi dan membagi pengalaman dengan tujuan saling memengaruhi.
b. Definisi Islam
Islam menurut bahasa secara umum artinya
tunduk, menyerahkan diri kepada Allah, damai, serta selamat. Damai dan selamat
adalah tujuan, sedangkan sarananya adalah tunduk dan menyerahkan diri dengan
seluruh aturan Allah yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW dan yang paling
pokok di antaranya adalah rukun Islam.
Dengan makna bahasa seperti ini, kita bisa
menangkap roh dari dinul islam secara keseluruhan, yaitu kedamaian dan
keselamatan. Jalan yang mengantarkan kepada kedamaian dan keselamatan itu
adalah ajaran Islam yang tertuang dalam Al-Qur’an dan As-Sunnah Nabi Muhammad
SAW.
c. Makna Komunikasi Islam
Menurut Harjani Hefni (2015) Komunikasi islam
adalah komunikasi yang dibangun di atas perinsip-prinsip Islam yang memiliki
roh kedamaian, keramahan dan keselamatan.
Berdasarkan Al-Qur’an dan As-Sunnah ditemukan
bahwa komunikasi Islam adalah komunikasi yang berupaya untuk membangun hubungan
dengan diri sendiri, Sang Pencipta, serta dengan sesama untuk menghadirkan
kedamaian, keramahan, dan keselamatan buat diri sendiri dan lingkungan, dengan
cara tunduk kepada perintah Allah SWT.
B. Ruang Lingkup Komunikasi Islam
Objek kajian ilmu komunikasi Islam terdiri
dari tiga paket kajian, yaitu komunikasi manusia dengan Allah, komunikasi
manusia dengan dirinya sendiri, komunikasi manusia dengan manusia lainnya.
C. Manfaat Mempelajari Ilmu Komunikasi Islam
Kehadiran ilmu komunikasi Islam bertujuan
untuk membimbing kaum Muslimin secara khusus dan manusia secara umum agar mampu
membangun komunikasi kepada Pencipta, dengan diri sendiri, serta dengan sesama
berdasarkan prinsip-prinsip Islam.
Komunikasi yang terjalin dengan prinsip
komunikasi Islam akan menghadirkan kedamaian dan keselamatan, baik untuk diri
komunikan maupun masyarakat secara umum.
REFERENSI
Harjani Hefni, 2015. Komunikasi Islam.
Jakarta: Kencana
Tidak ada komentar:
Posting Komentar