Hujan
Oleh :
Eri Susanti
Hujan
merupakan suatu berkah yang diturunkan oleh Allah swt kepada seluruh umat
manusia yang hidup di buminya. Sebagian orang ada yang tidak begitu menyukai
hujan tapi sebagian orang ada juga yang sangat menyukai hujan termasuk diriku.
Aku menyukai hujan karena aku memiliki banyak kenangan yang menyenangkan di saat
hujan.
Saat itu
aku sedang pergi ke pasar untuk membeli beberapa barang yang akan aku gunakan
untuk kerja kelompok. Aku tidak sendiri, aku membelinya bersama teman-temanku,
mereka adalah Ravita, Erni dan Laras.
Kami
berjalan pulang dari pasar, saat pulang cuaca terlihat tidak secerah saat kami
berangkat ke pasar tadi. Awan hitam mulai memenuhi langit dan menutupi cahaya
matahari yang tadinya bersinar terang menerangi bumi.
“kayaknya
mau hujan deh” ucapku kepada ketiga temanku
“iya
bener yang dibilang sama Susan, rumah kamu juga masih jauh” jawab Erni menyetujui
perkataanku
“bukan
mau lagi ini sih udah hujan” sangkal Vita
“yaudah
ayok kita percepat jalan kita” komando Laras pada kami
Aku dan
teman-temanku langsung mengeluarkan jurus kaki seribu untuk menghindari hujan
tapi siapa yang bisa mengelak, takdir berkata lain. Di tengah perjalanan, kami
terkena hujan yang sudah semakin deras. Kamipun menambah kecepatan lari kami
yang tadinya hanya berlari santai kini berubah menjadi lari laju.
“yok
berteduh dulu” ajak Erni
Dengan
secepat kilat kami langsung berteduh ke tempat yang ada di samping jalan. Kami
mengelus lengan masing-masing dengan tangan yang bersedekap memeluk tubuh yang
kedinginan dan sedikit basah.
“eh main
hujan yuk”
“nanti
sakit”
“gaklah
kan hujan itu berkah”
“yaudah
yok, kalau gitu ngapain kita berteduh”
Kami
berempat langsung keluar dari tempat kami berteduh. Tapi, tidak lupa kami
menyimpan barang-barang yang kami beli untuk kerja kelompok ke dalam tas.
Kami
mulai berlari, tertawa, bercanda dan terkadang menengadahkan kepala menghadap
ke langit menikmati setiap butir hujan yang jatuh ke wajah kami. Satu hal yang
tidak bisa dibandingkan dengan apapun dan hal itu adalah kebahagiaan. Bahagia
itu sederhana. Bahagia tidak memerlukan banyak uang atau ketenaran, cukup
dengan tertawa dan bermain bersama di bawah hujan saja sudah membuat kami
merasa sangat bahagia.
The End
My Cerpen.. Selesaiii..
Salah satu hobby ku ni,, nulis cerpen. Semoga kalian bisa menikmati cerpenku yaa, layaknya menikmati makanan yang paling kalian sukai.
Btw, aku juga nulis di wattpad lohh, tapi karena aku kpopers jadinya aku lebih banyak nulis fanfiction sih, hehe..
Terima Kasih semuanyaaaa...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar