Hantu Gedor merupakan julukan dari orang-orang Sekadau untuk sesuatu yang sempat menghebohkan beberapa daerah di Sekadau, dan di cerita ini setting tempat yang saya gunakan adalah Desa Sungai Ringin (Sei. Ringin). Sebenarnya belum diketahui apakah benar itu Hantu ataukah hanya Manusia iseng saja atau mungkin hal lain yang tidak terduga. Cerita yang saya tulis ini merupakan cerita yang terinspirasi dari kejadian tersebut. Semoga kalian suka.
"Happy Reading"
Sekitar awal tahun 2017 kabupaten Sekadau tepatnya di Desa Sungai
Ringin dihebohkan dengan kabar yang bisa dikatakan menyeramkan, pasalnya salah
satu warga mengaku bahwa rumahnya diketuk oleh orang misterius, dikatakan
misterius karena ketika dibuka pintu rumahnya tidak ada orang yang mengetuk
pintu rumahnya.
Awal mulanya warga
tidak percaya dengan cerita itu dan menganggap itu hanyalah orang iseng yang
mengetuk pintu rumah warga tersebut dan ada juga warga yang berpikir bahwa
mereka salah dengar. Tapi malam selanjutnya kejadian itu terulang kembali,
membuat warga percaya ya walaupun masih setengah percaya tetapi pada
malam-malam berikutnya kejadian itu terjadi pada beberapa rumah lain yang ada
di Sungai Ringin. Karena semakin seringnya kejadian itu terjadi, warga dan
polisi di daerah setempatpun memutuskan untuk memulai kegiatan siskambling atau
ronda malam. Warga setempat membuat jadwal ronda malam dengan sistem bergilir
antar warga di setiap RT. Tidak lupa warga juga membuat pos ronda di tiap-tiap RT-nya.
Kegiatan yang dilakukan wargapun tidak berbeda dengan ronda biasanya yaitu berkeliling kampung, minum kopi, dan kegiatan lain yang bisa membantu mereka tetap terjaga. Ronda malamnya sendiri dimulai sedari jam 10 atau 11 malam. Warga yang bertugas ronda malam mengetuk tiang listrik, hanya untuk sekedar menandakan bahwa warga masih berjaga. Akan tetapi, meskipun warga sudah melakukan ronda malam kejadian pengetukan pintu oleh orang misterius atau warga menyebutnya dengan hantu gedor tersebut masih sering terjadi, hanya saja sedikit berkurang.
Kegiatan yang dilakukan wargapun tidak berbeda dengan ronda biasanya yaitu berkeliling kampung, minum kopi, dan kegiatan lain yang bisa membantu mereka tetap terjaga. Ronda malamnya sendiri dimulai sedari jam 10 atau 11 malam. Warga yang bertugas ronda malam mengetuk tiang listrik, hanya untuk sekedar menandakan bahwa warga masih berjaga. Akan tetapi, meskipun warga sudah melakukan ronda malam kejadian pengetukan pintu oleh orang misterius atau warga menyebutnya dengan hantu gedor tersebut masih sering terjadi, hanya saja sedikit berkurang.
Sering terjadinya
penggedoran pintu dan tidak ada kepastian siapa yang mengetuk pintu tersebut
membuat warga semakin resah. Gosip juga terus menyebar dikalangan masyarakat (orang
tua dan juga anak-anak remaja). Ada yang mengatakan bahwa itu adalah hantu,
orang iseng dan ada juga yang mengatakan bahwa itu adalah pencuri. Tapi itu
masih sekedar opini dari warga setempat karena pada kenyataannya tidak ada yang
tau siapa dan apa motif orang itu menggedor pintu rumah warga.
Akan tetapi di
balik semua kejadian menyeramkan yang terjadi hampir tiap malam tersebut ada
hal positif yang dapat diambil. Salah satunya adalah berdirinya sebuah warung
bakso yang terinspirasi dari kejadian tersebut dan dinamai warung bakso gedor.
Warung bakso gedor sendiri buka dari sore hari hingga malam hari. Seperti yang
diharapkan warung bakso gedor itupun cukup laris, banyak peminat yang tertarik
dengan baksonya. Salah satunya adalah saya sendiri dan kebanyak peminat dari
warung bakso tersebut adalah para peronda malam, Karena selain ada bakso juga
ada kopi dan bisa dikatakan bahwa warung itu juga nyaman dijadikan tempat ronda
malam.
Dari kejadian tersebut, bisa kita
simpulkan bahwa setiap kejadian pasti memiliki hikmah, sekalipun kejadian itu
sangat menyeramkan seperti Hantu Gedor ini.
-
-
-
-
-
-
Terima Kasih banyak karena sudah menyempatkan waktunya untuk membaca postingan ini.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar